Setelah kau nikmati buah karya jelata tak berdaya
Kau berlari menjauh dari bumi pertiwi…
Di ujung sana…
Kau tak mau menerima caci maki seorang diri
Kau pun menyingkap sebuah tabir rahasia
Tentang tikus-tikus yang merajai kursi politik
Tak segelintir rasa takut menyelimutimu
Membuat hati elit negri ini panas membara
Membuat setiap insan berlomba mencarimu…
Saat kau kembali menginjak bumi pertiwi
Semua mata tertuju padamu…
Namun keberanianmu seolah lenyap
Berganti kegentaran…
Hatimu menciut, dirimu membisu
Bungkam seribu bahasa
Kau tlah siap tuk hidup di bui
Namun kau mengaku hilang ingatan
Agar anak isterimu tak disentuh secuil pun
Menimbulkan tanda tanya besar…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar